Loading icon
Cara Mengobati Biang Keringat Pada Orang Dewasa

Cara Mengobati Biang Keringat Pada Orang Dewasa

Share:

Cara Mengobati Biang Keringat Pada Orang Dewasa. Penyebab Biang KeringatTersumbatnya kelenjar keringat menjadi penyebab utama terjadinya biang keringat, sehingga memicu munculnya ruam yang diikuti dengan peradangan. Olahraga membuat tubuh mengeluarkan banyak keringat, sehingga turut memicu munculnya biang keringat. Ini menjadi penyebab utama biang keringat yang menyerang bayi. Keringat yang tertahan dan tidak bisa keluar akan mengakibatkan munculnya bintik berwarna merah yang ukurannya lebih besar dan tekstur yang lebih keras. Gejala Biang KeringatSebenarnya, biang keringat adalah masalah kesehatan yang tidak menular dan tidak membahayakan.

Biang Keringat - Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Pengertian Biang Keringat

Biang keringat atau disebut juga miliaria adalah ruam kecil dengan warna kemerahan yang menyebabkan gatal dan perih pada kulit. Masalah kesehatan yang turut dikenal dengan ruam panas tersebut memang lebih berisiko terjadi pada bayi, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pula pada orang dewasa.

Biang keringat lebih rentan menyerang bayi karena kendali suhu tubuh pada bayi yang masih belum sempurna. Selain itu, kelenjar keringat bayi pun masih terus berkembang, sehingga belum dapat mengeluarkan keringat dengan optimal. Adapun lokasi munculnya biang keringat pada bayi yaitu pada area leher, selangkangan, dan wajah. 

Penyebab Biang Keringat

Tersumbatnya kelenjar keringat menjadi penyebab utama terjadinya biang keringat, sehingga memicu munculnya ruam yang diikuti dengan peradangan. Namun, tidak diketahui apa yang menjadi penyebab pasti penyumbatan kelenjar keringat tersebut. Beberapa faktor yang diyakini bisa meningkatkan risiko munculnya biang keringat adalah: 

  • Iklim tropis.

    Iklim maupun cuaca yang gerah dan panas serta lembap menjadi pemicu utama biang keringat.

  • Kepanasan.

    Penyumbatan kelenjar keringat juga bisa terjadi karena kepanasan. Ini termasuk memakai pakaian terlalu tebal atau ketat. 

  • Melakukan aktivitas fisik tertentu.

    Olahraga membuat tubuh mengeluarkan banyak keringat, sehingga turut memicu munculnya biang keringat. 

  • Kelenjar keringat yang belum berkembang.

    Ini menjadi penyebab utama biang keringat yang menyerang bayi. Kondisi tersebut membuat keringat lebih mudah tertahan di bagian dalam kulit.

  • Berat badan berlebih.

    Obesitas turut berisiko terhadap biang keringat, terlebih pada area lipatan tubuh, seperti selangkangan, leher, dan perut.

  • Berbaring terlalu lama.

    Ini lebih rentan terjadi pada pengidap penyakit tertentu yang harus berbaring dalam waktu lama, terlebih dengan kondisi demam. 

Baca juga: Seseorang yang Bed Rest Berisiko Terkena Biang Keringat

Jenis Biang Keringat

Berdasarkan keparahan kerusakan kulit, biang keringat dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

  • Miliaria Kristalina

Biang keringat jenis ini termasuk paling ringan dan memengaruhi kulit bagian atas saja. Miliaria kristalina ditandai dengan munculnya bintik berwarna merah yang berisi cairan jernih dan gampang pecah. Biasanya, kondisi ini tidak diikuti dengan rasa sakit dan gatal. 

  • Miliaria Rubra

Selanjutnya, ada miliaria rubra yang menyerang lapisan kulit lebih dalam. Biang keringat jenis ini lebih rentan terjadi pada orang dewasa dibandingkan dengan anak-anak. Gejalanya termasuk munculnya bintik merah dengan rasa gatal dan perih.

  • Miliaria Pustulosa

Jika miliaria rubra tidak segera ditangani dan mengalami peradangan bisa berkembang lebih buruk menjadi miliaria pustulosa. Gejala biang keringat jenis ini, yaitu munculnya bintik merah yang berisi nanah yang mengakibatkan perubahan warna menjadi kuning atau putih. Nanah tersebut menandakan bahwa infeksi kulit mulai terjadi. 

  • Miliaria Profunda

Sementara itu, miliaria profunda merupakan jenis biang keringat yang bisa dibilang sangat jarang terjadi. Biang keringat ini terjadi pada bagian kulit yang lebih dalam lagi. Keringat yang tertahan dan tidak bisa keluar akan mengakibatkan munculnya bintik berwarna merah yang ukurannya lebih besar dan tekstur yang lebih keras. Meski lebih jarang terjadi, tetapi miliaria profunda bersifat kronis dan bisa kambuhan. 

Gejala Biang Keringat

Sebenarnya, biang keringat adalah masalah kesehatan yang tidak menular dan tidak membahayakan. Gangguan kulit ini biasanya lebih sering terjadi saat kamu berada di luar ruangan yang panas atau lembap. Gejala dari biang keringat, di antaranya: 

  • Munculnya bintik kecil berwarna kemerahan, terlebih pada bagian tubuh yang sering berkeringat.

  • Rasa perih dan gatal pada ruam.

Gejala tersebut bisa muncul pada semua bagian tubuh dan menyerang tanpa memandang usia. Meski begitu, bayi dan anak-anak memang lebih rentan mengalaminya. Beberapa kondisi juga menunjukkan, biang keringat bisa terlihat mirip seperti jerawat pasir. 

Baca juga: Obat Alami Biang Keringat yang Ada di Rumah

Diagnosis

Guna mendapatkan diagnosis yang lebih akurat, dokter pastinya akan melakukan wawancara terkait gejala atau keluhan yang dialami, bagaimana riwayat medis atau kondisi kesehatan, dan keadaan lingkungan tempat tinggal pengidap. Setelah itu, dokter baru melakukan pemeriksaan pada fisik pengidap dengan mengamati langsung ruam yang muncul. Namun, tidak ada pemeriksaan pendukung yang diperlukan terkait diagnosis dari biang keringat. 

Pengobatan

Biang keringat tidak menjadi masalah kesehatan yang membahayakan sehingga bisa ditangani secara mandiri dengan beberapa cara sederhana, seperti: 

  • Memberikan kompres lembap atau dingin selama sekitar 20 menit sekali setiap jam pada area tubuh yang mengalami ruam.

  • Menjaga kebersihan area tubuh yang mengalami ruam dengan menggunakan sabun yang lembut dan air mengalir. 

  • Menggunakan bedak talek pada area yang mengalami biang keringat guna membantu mengurangi ketidaknyamanan pada kulit. 

  • Menjaga kondisi kulit tetap dingin dengan mandi atau berendam.

  • Sebaiknya menghindari tempat lembap dan cuaca yang panas. Gunakan bantuan pendingin ruangan atau kipas angin untuk menyejukkan ruangan. 

  • Memenuhi asupan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi. 

  • Mengenakan pakaian longgar supaya keluarnya keringat tidak terhambat. 

Sementara itu, apabila biang keringat yang muncul sudah lebih parah dan mengganggu kenyamanan pengidap, dokter biasanya melakukan perawatan dengan:

  • Memberikan obat antihistamin untuk membantu meredakan kemerahan dan gatal pada permukaan kulit. 

  • Memberikan salep golongan kortikosteroid untuk membantu meringankan peradangan dan gatal.

  • Memberikan losion calamine untuk membantu meringankan perih, gatal, atau iritasi.

  • Memberikan obat antibiotik apabila muncul infeksi sekunder bersamaan dengan biang keringat. 

  • Memberikan obat untuk membantu mencegah terjadinya penyumbatan pada kelenjar keringat sekaligus menghentikan munculnya ruam baru. 

Masalah biang keringat sangat jarang mengakibatkan terjadinya komplikasi. Akan tetapi, sangat mungkin bisa terjadi infeksi sekunder karena menggaruk ruam yang terasa gatal. 

Pencegahan Biang Keringat

Cara paling baik untuk mencegah munculnya biang keringat tentu dengan menghindari berbagai faktor risiko yang bisa memicu munculnya penyumbatan pada bagian kelenjar keringat. Caranya adalah sebagai berikut: 

  • Selalu menjaga kulit tetap sejuk dan dingin.

  • Menggunakan produk sabun dengan bahan yang lembut dan tidak memiliki kandungan parfum.

  • Tidak mengenakan pakaian yang terlalu tebal dan ketat. 

  • Usahakan untuk menyeka keringat setelah beraktivitas atau berolahraga. 

Baca juga: 4 Cara Mudah Tangani Biang Keringat pada Si Kecil

Kapan Harus ke Dokter?

Sebaiknya, segera periksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat apabila biang keringat yang kamu alami semakin membuat tidak nyaman dan diikuti dengan munculnya gejala infeksi sekunder di kulit. Gejalanya termasuk:

  • Muncul bintik berwarna kemerahan yang terasa sakit dan seperti membengkak.

  • Bintik yang mengeluarkan nanah.

  • Tubuh mengalami demam dan menggigil.

Kamu bisa tanya jawab dengan dokter spesialis kulit lebih mudah melalui aplikasi Halodoc. Cukup download aplikasi Halodoc di ponselmu sekarang juga!

Referensi: 

WebMD. Diakses pada 2022. What Is Heat Rash?

Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Diseases & Conditions. Heat rash.

EmedicineHealth. Diakses pada 2022. Heat Rash.

Healthline. Diakses pada 2022. Types of Heat Rash.

Diperbarui pada 28 Januari 2022.

8 Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi yang Aman dan Ampuh

Cara Mengobati Biang Keringat Pada Orang Dewasa. 8 Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi yang Aman dan Ampuh

Cara mengatasi biang keringat pada bayiAnak kecil segala usia bisa mengalami biang keringat. Perbedaan ukuran pori ini yang membuat penyumbatan sangat mudah terjadi, sehingga Anda butuh cara untuk mengatasi biang keringat di kulit bayi. Berikut cara yang tepat untuk mengatasi biang keringat pada anak bayi yang bisa dilakukan di rumah:1. Pilih pakaian bayi yang tipis dan menyerap keringatPakaian masuk ke dalam daftar perlengkapan bayi yang harus diperhatikan saat si kecil mengalami biang keringat. Berikut beberapa tips memilih pakaian bayi yang nyaman sebagai cara mengatasi biang keringat pada bayi.

Mengatasi Biang Keringat, Bagaimana Cara yang Ampuh?

Cara Mengobati Biang Keringat Pada Orang Dewasa. Mengatasi Biang Keringat, Bagaimana Cara yang Ampuh?

Bagaimana cara mengatasi biang keringat dengan bahan alami? Selain mengompres dan menggunakan obat-obatan medis, ada beberapa bahan alami yang juga memiliki potensi untuk membantu mengatasi gejala biang keringat. Komponen yang terkandung dalam oatmeal koloid terbukti telah menunjukkan aktivitas anti-oksidan dan anti-peradangan yang tentunya baik untuk mengatasi biang keringat. Anda dapat mengatasi biang keringat menggunakan lidah buaya dengan cara mengoleskan gelnya pada bagian kulit yang bermasalah. Yang harus diingat saat mengatasi biang keringatSelain mengatasi biang keringat dengan cara-cara di atas, hal lain yang tentu juga harus dilakukan adalah menghindari pemicu penyakitnya dengan cara sebagai berikut.

Bunda, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi – DPPKBPMD Bantul

Cara Mengobati Biang Keringat Pada Orang Dewasa. Bunda, Ini Dia Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi – DPPKBPMD Bantul

Yuk, Bunda, terapkan cara mengatasi biang keringat pada bayi berikut ini. 5 Cara Mengatasi Biang Keringat pada BayiBiang keringat kebanyakan bisa sembuh dan hilang sendiri dalam beberapa hari, kecuali jika biang keringat mengalami infeksi. Berikut beberapa cara mengatasi biang keringat pada bayi yang bisa Bunda terapkan di rumah:1. Menjaga kulit bayi tetap sejukSalah satu cara mengatasi biang keringat pada bayi adalah mendinginkan kulit bayi yang terkena biang keringat menggunakan kain basah yang sejuk. Namun, cara mengatasi biang keringat pada bayi di atas juga bisa Bunda coba sendiri di rumah.