Loading icon
Istri Selingkuh Cerai Atau Bertahan

Istri Selingkuh Cerai Atau Bertahan

Share:

Tentu saja, kekuatan hubungan suami istri tanpa perselingkuhan itu sendiri merupakan pencapaian yang diinginkan setiap pasangan. Namun apa yang harus dilakukan saat Istri selingkuh cerai atau bertahan?

Berikut pilihan saat Istri selingkuh cerai atau bertahan? Hal Apa Saja yang Harus Dilakukan Istri? Faktor di balik ini termasuk ekonomi (mungkin karena penghasilan istri lebih banyak daripada suami), tingkat kualitas hubungan dan komunikasi, perbedaan tingkat pendidikan, kepercayaan, dll.

Baca Juga: Suami Selingkuh Dengan Sesama Jenis, Begini Kata Ustadz Abul Aswad Al Bayati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan kemajuan teknologi komunikasi, terutama kehadiran media sosial, jumlah wanita selingkuh juga meningkat. Terlepas dari alasan perselingkuhan istri, dalam artikel ini, kami hanya akan fokus pada topik perceraian atau kelangsungan hidup.

Pasangan Selingkuh, Bertahan atau Pilih Jalan Perpisahan?

Pasangan Selingkuh, Bertahan atau Pilih Jalan Perpisahan?

Terbukti dari aneka meme sampai parodi potongan adegan termasuk pertengkaran Kinan (Putri Marino) dan sang suami, Aris (Reza Rahadian). Mendengar kasus perselingkuhan, kebanyakan orang bisa dipastikan tidak ingin mempertahankan biduk pernikahan.

Kadang tak sampai melihat sendiri, suami atau istri bisa mencium ada perselingkuhan dari riwayat pesan teks, panggilan telepon, aktivitas di media sosial maupun surat elektronik. Kemudian rumah tangga layak dipertahankan kala suami atau istri mau memperbaiki diri. Namun jika pasangan enggan memperbaiki diri, keputusan bertahan atau berpisah akan sangat tergantung dengan nilai yang diutamakan dalam pernikahan. Bisa saja ada keputusan untuk cerai karena sudah ada anak dari hubungan perselingkuhan dan belum tentu pihak yang diselingkuhi [diam saja ketika] memiliki anak dari hubungan di luar nikah," katanya.

Saat Pasangan Selingkuh, Harus Pilih Cerai atau Bertahan?

Saat Pasangan Selingkuh, Harus Pilih Cerai atau Bertahan?

Penelitian terbaru Us Journal dari Marital and Family Therapy bahkan menunjukkan bahwa 57% pria dan 54% wanita setidaknya pernah berselingkuh 1 kali. Tentu tak ada yang ingin jadi korban perselingkuhan apalagi setelah menikah, tapi pernahkah Anda berpikir, apa yang akan terjadi jika ini terjadi pada Anda?

Dilansir dari situs Marie Claire, Selasa, 24 Agustus, ada beberapa cara yang bisa membantu Anda membuat keputusan ini. Mulai dari alasan selingkuh, sejak kapan, apakah perasaan itu menetap dalam hati, dan masih banyak lagi.

Ada baiknya pula untuk mengatur batasan waktu saat membahas hal ini, mungkin sekitar 15-30 menit. Hal ini tentu akan membuat hubungan kalian jadi lebih baik. Tapi bersiaplah menghadapi momen flashback yang bisa membuat Anda kembali merasa sakit hati akibat perbuatan pasangan. Ingat, hal ini sangat wajar terjadi dan merupakan bagian dari proses self-healing. Ini adalah awalan dari perubahan hidup yang lebih bahagia dan sukses.

Dilema Pasangan Selingkuh: Cerai atau Pertahankan?

Dilema Pasangan Selingkuh: Cerai atau Pertahankan?

Perselingkuhan dan hadirnya orang ketiga kerap menjadi pemicu perceraian dalam rumah tangga. Cerai maupun mempertahankan hubungan sama-sama punya konsekuensi yang harus ditanggung.

Situasinya jadi makin dilematis ketika masa depan anak ikut dipertaruhkan. Banyak yang akhirnya rela bertahan dengan keretakan rumah tangga demi menjaga perasaan anak.

Psikolog klinis Liza M Djaprie menyebut, mempertahankan rumah tangga di tengah hadirnya orang ketiga tidak selalu menjadi pilihan terbaik. Demikian juga, cerai juga tak selalu menjadi jalan keluar.

Lalu bagaimana seharusnya menyikapi perselingkuhan? Simak obrolannya dalam program e-Life detikcom.

Bisakah Pernikahan Tetap Bertahan Setelah Ketahuan Selingkuh? Begini Menurut Penelitian

Bisakah Pernikahan Tetap Bertahan Setelah Ketahuan Selingkuh? Begini Menurut Penelitian

Survei yang melibatkan 441 dengan rentang usia 18-70 tahun ini menemukan bahwa sebesar 46,1% dari mereka mengaku pernah selingkuh, tak peduli laki-laki maupun perempuan meski memang sebagian besar yang mudah mengaku selingkuh adalah para pria. Penelitian menunjukkan bahwa sebesar 54,5% orang yang mengetahui pasangannya selingkuh memilih segera bercerai, sebanyak 30% dari mereka mencoba mempertahankan hubungan, meski pada akhirnya memutuskan cerai, dan hanya 15,6% dari mereka bertahan dan masih bersama. Sekali lagi, jenis kelamin menentukan banyak hal. Dengan kata lain, pria lebih rentan tak dipercaya lagi ketika ketahuan selingkuh. Jadi, apakah tetap bisa mempertahankan pernikahan setelah selingkuh. Bagaimana pun, banyak pertimbangan yang harus dipikirkan seseorang sebelum benar- benar memutuskan cerai ya Sahabat Fimela.