Loading icon
Aturan Minum Jus Buah Bit Untuk Anemia

Aturan Minum Jus Buah Bit Untuk Anemia

Share:

Aturan Minum Jus Buah Bit Untuk Anemia. Selain menggunakan pengobatan medis, anemia juga bisa dicegah dengan cara menambah darah secara alami. Agar pengobatan anemia semakin optimal, ada beberapa cara menambah darah secara alami yang perlu Anda ketahui berikut:1. Jus buah bitJus buah bit adalah salah satu penambah darah alami yang efektif. Jus selada air dan lobakCara menambahkan darah secara alami lainnya adalah mengonsumsi jus selada dan lobak. Namun, ternyata jelatang juga bisa digunakan sebagai salah satu cara menambah darah alami yang efektif.

Cara Menambah Darah Secara Alami: Jus Buah Bit Hingga Jamu

Anemia atau kurang darah adalah penyakit yang bisa menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani segera. Selain menggunakan pengobatan medis, anemia juga bisa dicegah dengan cara menambah darah secara alami.

Anemia disebabkan oleh kurangnya kadar hemoglobin dalam darah. Kondisi ini menyebabkan setiap organ tubuh tidak mendapatkan oksigen secara optimal, sehingga tubuh terasa lemah. Untuk mencegahnya, berikut beberapa cara menambah darah secara alami.

Agar pengobatan anemia semakin optimal, ada beberapa cara menambah darah secara alami yang perlu Anda ketahui berikut:

1. Jus buah bit

Jus buah bit adalah salah satu penambah darah alami yang efektif. Hal ini dikarenakan kandungan zat besi yang tinggi dalam buah bit. Selain mencegah anemia, jus buah bit juga tinggi antioksidan yang bermanfaat untuk membantu kulit terlihat lebih segar dan glowing. Untuk mengurangi rasa getirnya, tambahkan madu. Sajikan dingin agar lebih segar.

2. Jus delima putih

Salah satu gejala umum anemia adalah sakit kepala atau pusing yang dapat menggangu aktivitas, terutama saat melakukan aktivitas yang berat. Untuk mengatasinya, cobalah minum jus delima putih sebagai penambah darah alami. Caranya, pisahkan dan peras 150 gram daging buah delima putih dengan menggunakan kain kasa. Tambahkan 2 sendok makan air jeruk nipis, segelas air dingin, dan 1 sdm madu. Minumlah jus delima putih seminggu sekali.

3. Jus selada air dan lobak

Cara menambahkan darah secara alami lainnya adalah mengonsumsi jus selada dan lobak. Kedua sayuran tersebut diketahui tinggi zat besi dan vitamin D. Untuk mendapatkan manfaatnya, siapkan 5 ikat selada air dan 3 buah lobak, cuci hingga bersih, dan potong-potong. Masukkan semua bahan ke blender dengan satu gelas air. Agar lebih segar, tambahkan perasan lemon dan madu ke dalam campuran selada air dan lobak. Sajikan dingin. 

4. Teh jelatang

Teh jelatang atau Utica dioica kerap dikenal sebagai tanaman gulma di pekarangan. Namun, ternyata jelatang juga bisa digunakan sebagai salah satu cara menambah darah alami yang efektif. Daun jelatang bercabang dan terlihat seperti daun mint. Ketika disentuh, daun ini seringkali memberi sensasi gatal dan terbakar pada kulit.

Meski demikian, jelatang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Mulai dari membantu mengatasi tekanan darah tinggi, membantu mengatasi radang sendi, hingga membantu mengatasi anemia. Untuk mendapatkan manfaat jelatang, Anda bisa membelinya dalam bentuk teh herbal dan dapat diperoleh di beberapa apotek atau toko obat-obatan yang menjual ramuan obat Tiongkok.

5. Jamu bebas anemia

Jamu juga bisa digunakan sebagai penambah darah alami. Berikut resep ramuan jamu untuk mengatasi anemia:

Bahan:

  • 1 jari rimpang kunyit.
  • 1 jari rimpang kencur.
  • 1 kuning telur ayam kampung, ambil kuningnya saja.
  • 7 helai bayam merah.

Cara membuat:

  1. Kupas kunyit dan kencur. Cuci bersih kedua bahan tersebut bersama dengan bayam merah. Tumbuklah sampai halus, campurkan dengan segelas air matang hangat.
  2. Peras dengan kain halus dan bersih.
  3. Saat akan diminum, beri 1 kuning telur dan sedikit madu. Minumlah obat penambah darah alami ini dua hari sekali setiap sore.

9 Manfaat Jus Buat Bit dan Cara Membuatnya

Aturan Minum Jus Buah Bit Untuk Anemia. 9 Manfaat Jus Buat Bit dan Cara Membuatnya

Berikut ini adalah ragam manfaat jus buah bit yang membuat minuman ini banyak diburu. Efek samping minum jus buah bitBerapa kali sehari minum jus buah bit yang direkomendasikan? Baca juga: Risiko Batu Ginjal Sebagai Bahaya Buah Bit dan Empat Peringatan LainnyaCara membuat jus buah bitCara mengolah buah bit untuk jadi jus pada umumnya sama dengan cara membuat jus seperti biasanya. Untuk menjamin kebersihan dan kesegaran jus buah bit, Anda juga bisa membuatnya sendiri di rumah menggunakan blender, food processor, atau juicer. Jus buah bit bisa langsung diminum.

6 Alasan Harus Sering Makan Buah Bit

Aturan Minum Jus Buah Bit Untuk Anemia. 6 Alasan Harus Sering Makan Buah Bit

Kamu tidak perlu meragukan manfaat buah bit, karena dalam buah ini terkandung kandungan karbohidrat dan lemak yang tinggi. Buah bit ini juga cocok dikonsumsi oleh kamu yang sedang diet karena kandungan kalorinya sangat rendah. Coba juga untuk mengonsumsi jus buah bit yang dicampur dengan satu sendok makan madu di pagi hari sebelum sarapan untuk mengurangi rasa kembung di perut. Buah ini juga akan membantu mengurangi risiko sesak akibat masalah kardiovaskuler dan pernapasan sehingga membuat kamu akan berolaraga lebih nyaman. Caranya sangat mudah, kamu hanya perlu merebus buah bit, lumatkan buah bit dengan sendok dan oleskan degan lembut di kulit kepala.

4 Cara Konsumsi Buah Bit untuk Ibu Hamil yang Benar

Aturan Minum Jus Buah Bit Untuk Anemia. 4 Cara Konsumsi Buah Bit untuk Ibu Hamil yang Benar

Buah bit ini menjadi salah satu buah yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena bermanfaat untuk ibu hamil dan bayi. Namun, bagaimana cara konsumsi buah bit bagi ibu hamil dan apa saja manfaat buah bit untuk ibu hamil dan sang bayi? Manfaat Buah Bit untuk Ibu Hamil dan BayiMeskipun buah bit kurang familiar di masyarakat, namun buah yang satu ini sangat bermanfaat untuk kesehatan. Sebelum membahas tentang bagaimana cara konsumsi buah bit untuk ibu hamil, akan dibahas terlebih dahulu tentang apa saja manfaat buah bit untuk ibu hamil sang bayi? Cara Konsumsi Buah Bit untuk Ibu Hamil dengan BenarBuah bit memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil dan sang bayi, namun bagaimana cara mengolahnya?